• Jumat, 23/3/2012 10:32
    SELAMA NYEPI, ATM di Bali Tak Beroperasi Tiga Hari
  • Jumat, 23/3/2012 10:23
    PENANGKAPAN TERORIS: Terduga Teroris Ditangkap di Sumedang Langsung Dibawa ke Jakarta
  • Jumat, 23/3/2012 10:11
    HARI NYEPI: 375 Polisi Amankan Hari Raya Nyepi di Jabar
  • Jumat, 23/3/2012 09:59
    TERORIS DITEMBAK: Keluarga AG, Akan Pastikan Jenazah Teroris Ditembak di Bali
  • Jumat, 23/3/2012 09:48
    WHITNEY HOUSTON Meninggal Akibat Tenggelam Setelah Konsumsi Kokain
  • Jumat, 23/3/2012 09:36
    TAWUR AGUNG, Mensucikan Diri Sebelum Hari Raya Nyepi
  • Jumat, 23/3/2012 09:15
    KERETA ANJLOK: Kereta Barang Babaranjang Anjlok, 1 Orang Tewas
  • Jumat, 23/3/2012 09:05
    SERANGAN TOMCAT: Warga Solo Diminta Tak Panik Tapi Waspada
  • Jumat, 23/3/2012 08:57
    THEOLOGI KEKERASAN: Al Iqtida’ Bi Akhlaqirrosul Bahas Peran Anak Bangsa
  • Jumat, 23/3/2012 08:51
    BOS DMDT: Jaksa Ajukan Kasasi Ke MA Atas Vonis Bebas Bos DMDT
  • Jumat, 23/3/2012 08:40
    KENAIKAN BBM: PDIP Jatim Galang Massa Untuk Aksi Penolakan 27 Maret
  • Jumat, 23/3/2012 07:18
    TOWER TELEKOMUNIKASI: Pemkot Diminta Buat Desain Menara Terpadu
  • Jumat, 23/3/2012 06:56
    LIGA SPANYOL: Malaga dan Sevilla Petik Kemenangan
  • Jumat, 23/3/2012 06:55
    ILMU GEOGRAFI: Ilmu Termarjinalkan, Sarjana Geografi Banyak Tak Terserap
  • Jumat, 23/3/2012 06:45
    SERUAN MOGOK HAKIM DAERAH: Hakim Agung Gayus Lumbun Minta Bersabar
  • Jumat, 23/3/2012 06:30
    ANTISIPASI KENAIKAN BBM: DPRD Desak Pemkot Lelang Proyek-Proyek Fisik
  • Jumat, 23/3/2012 06:23
    PENCABULAN: Ngaku Bujang di Facebook, Pemuda Tipu Gadis Remaja Luar Dalam

Friday, July 15, 2011

WOW! NASA akan Buat Pom Bensin di Luar Angkasa

Penjelajah luar angkasa yang perlu mengisi ulang tangki bahan bakarnya saat dalam perjalanan ke Bulan atau ke Mars dalam waktu dekat akan dapat mampir ke stasiun pengisian bahan bakar di orbit.



Dikabarkan, NASA menyediakan tender senilai US$200 juta atau sekitar Rp1,7 triliun bagi yang mampu menunjukkan bagaimana menyimpan dan mentransfer bahan-bakar roket di luar angkasa.



Ide untuk membuka pom bensin di luar angkasa sendiri telah lama berkembang. Sebagai contoh, sebuah perusahaan asal Kanada tengah bersiap untuk meluncurkan stasiun pengisian bahan bakar di tahun 2015 mendatang. Namun pada proposalnya, NASA menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar mengisi ulang pesawat ruang angkasa di orbit Bumi.



Dikutip dari Innovation News Daily, NASA ingin secara khusus memanfaatkan oksigen dan hidrogen cair yang biasa digunakan untuk memasok daya bagi mesin pesawat ruang angkasa dan beberapa roket komersial. Proposal yang ditawarkan mencari perusahaan yang mampu menyediakan penyimpanan ‘zero-boil off’ oksigen cair dan setidaknya penyimpanan ‘minimal boil-off’ hidrogen cair.




Sebagai gambaran, hidrogen cair membutuhkan penyimpanan dengan suhu minus 218 derajat Celcius. Zat itu perlu dilindungi dari sumber panas eksternal seperti Matahari atau panas buangan mesin roket untuk mencegah terjadi pemuaian atau menyebabkan ledakan tangki penyimpanan.



Perusahaan yang berminat untuk menyambut tantangan NASA juga harus mampu menunjukkan bagaimana zat cair ini ditransfer dalam lingkungan dengan gravitasi minimal di orbit Bumi.



Meski proposal yang diajukan mencapai nilai sebesar USD 200 juta, badan antariksa Amerika Serikat itu akan mempertimbangkan misi yang nilainya mencapai USD 300 juta. Syaratnya, biaya tambahan itu menawarkan berbagai kelebihan penting. Sebaliknya, NASA juga mempertimbangkan proposal senilai di bawah USD 200 juta asalkan mampu memenuhi kebutuhan.



Partner NASA yang berhasil menyediakan teknologi untuk menghadirkan pom bensin di luar angkasa sendiri akan mendapatkan keuntungan dari digelarnya stasiun pengisian bahan bakar tersebut.



Sebagai informasi, saat ini, NASA juga bekerjasama dengan sebuah perusahaan roket swasta asal Amerika Serikat, Space Exploration Technologies Corp (SpaceX). Mereka dikontrak untuk mengantarkan astronot dan kargo ke International Space Station. Namun tidak untuk mengantarkan manusia ke Bulan dan Mars.

No comments:

Post a Comment